Archive

Posts Tagged ‘webometrics’

Unnes Peringkat ke-29 (INA) Webometrics Januari 2010

February 10th, 2010

Akhirnya pemeringkatan universitas kelas dunia versi Webometrics untuk periode Januari 2010 telah dibuka. Pemeringkatan yang agak terlambat 2 minggu dari jadwal akhir Januari 2010 ini tentu banyak ditunggu-tunggu oleh semua universitas, tak terkecuali Universitas Negeri Semarang (Unnes). Sebagai pihak yang banyak bersinggungan dengan hal tersebut, saya juga dag-dig-dug dibuat menunggu. Setiap hari terus mencoba mengecek pemeringkatan periode ini dengan satu ketakutan, Unnes terlempar dari 6000 top.

Sore ini ketika membuka situs webometrics di www.webometrics.info, saya segera mencari pemeringkatan untuk Indonesia. Alhamdulillah setelah dilihat Unnes masuk peringkat ke-29 untuk seluruh perguruan tinggi di Indonesia atau peringkat 3724 untuk seluruh perguruan tinggi dunia. Sebelumnya Unnes menempati peringkat ke-5976 dunia pada bulan Juli 2009, dan harus puas bertengger pada posisi 4800 dunia pada pemeringkatan Januari 2009. Daftar selengkapnya untuk pemeringkatan Webometrics perguruan tinggi Indonesia yang masuk 6000 top dunia bisa dilihat pada halaman ini. Prestasi ini mungkin belumlah menyenangkan, karena rekan eks-IKIP seperti UM masuk peringkat 6 Indonesia, UPI peringkat 14, UNY peringkat 21, Unnes peringkat 29, sedangkan eks-IKIP yang lain seperti UNJ, UNESA, UNM, UNP, UNIMED belum kelihatan di jajaran 6000 top dunia.

Saya langsung melakukan kontak dengan Pak Rektor, Pak PR I, dan Pak Kepala UPT PTIK untuk menginformasikan hasil pemeringkatan ini. Hasil diskusi singkatnya adalah, kita perlu melakukan pembenahan di sektor RichFiles, dan Scholar. Karena pada pemeringkatan ini dari segi Size Unnes peringkat 3285 (21 Indonesia), Visibility peringkat ke 4727 (34), Rich Files 6448 (38), dan Scholar peringkat 2139 (18). Rangking ini tentunya mengalami kenaikan, walupun tidak signifikan. Seperti dalam tulisan saya yang lalu,  dalam pemeringkatan Webometrics yang dirilis Juli 2009, Unnes menempati posisi 2406 (sebelumnya pada Januari 2009 peringkat ke-1945) pada unsur size, 7142 (Januari 2009 peringkat ke-4174) pada visibility, 6579 (Januari 2009 peringkat ke-8789) pada rich files, dan 8399 (Januari 2009 peringkat ke-9238) pada scholar.

Semoga hasil ini bisa membawa dampak yang baik bagi seluruh sivitas akademika Unnes. Viva Unnes Sutera!!

KeUNNESan, Pengalaman, Umum , , , , , , , ,

Webometrics Juli 2009

July 31st, 2009

Akhirnya pemeringkatan Webometrics untuk edisi Juli 2009 hari ini (30/07) keluar sudah.  Sebanyak 39 perguruan tinggi di Indonesia masuk dalam jajaran Top 6000 Universities, tak terkecuali Unnes. Namun yang patut disayangkan peringkat Unnes (unnes.ac.id) harus anjlok ke posisi 38 dari sebelumnya pada bulan Januari 2009 di posisi 33 untuk perguruan tinggi di Indonesia.

Metodologi pemeringkatan yang dilakukan oleh Cybermetrics Lab, sebuah group lembaga riset dari the Centro de Información y Documentación (CINDOC), tetap sama sebagaimana yang dipakai pada pemeringkatan sebelumnya. Webometrics dalam metodologi penyusunan ranking perguruan tinggi didasarkan pada 4 unsur penilaian, yaitu visibility (V) yang menghitung berapa banyak external link yang terkandung website tersebut, size (S) yang menghitung jumlah halaman yang tertangkap oleh mesin pencari, rich files yang menghitung berapa banyak file jenis pdf (adobe acrobat), ps (Adobe PostScript), doc (Word Document), dan ppt (Presentation Document), serta scholar (Sc) yang diambil dari data Google Scholar terkait tulisan-tulisan ilmiah dari perguruan tinggi bersangkutan. Pemeringkatan didasarkan pada perhitungan yang dirumuskan 50%*V+20%*S+15%*R+15%*Sc. Dalam rilis Juli 2009 tersebut, Unnes menempati posisi 2406 (sebelumnya 1945) pada unsur size, 7142 (4174) pada visibility, 6579 (8789) pada rich files, dan 8399 (9238) pada scholar. Pada semua unsur Unnes mengalami kemunduran yang luar biasa  kecuali untuk capaian rich files yang meningkat pemeringkatannya. Dengan penurunan rangking ini, Unnes yang sebelumnya masuk dalam peringkat 4800 dunia, saat ini harus puas bertengger pada posisi 5976.

Melihat hasil ini, tampaknya semua pihak harus segera proaktif berbuat sesuatu. Apa yang telah dikerjakan sebelumnya dalam hal pemanfaatan teknologi informasi tampaknya belum berhasil. Masih diperlukan kerja keras dan kerjasama antar unit terkait di Unnes. Unit di Unnes adalah bagian integral dari sebuah lembaga besar Unnes. untuk itu perlu dilakukan penyamaan persepsi baik dalam bidang akademik (atau lebih familiar disebut bidang I), bidang administrasi dan keuangan (II), kemahasiswaan dan alumni (III), dan lebih lagi bidang kerjasama (IV). Antar bidang tersebut mestinya tidak saling menunggu, tetapi harus saling rangkul untuk berusaha memulai lebih dahulu, tentu dengan proporsi, wewenang, dan tugas yang sesuai. Tidak ada baiknya jika semua saling tuding kesalahan, saling klaim keberhasilan. Karena memang kesalahan dan keberhasilan yang telah dilakukan dan dicapai adalah kesalahan dan keberhasilan lembaga.

Mudah-mudahan Unnes segara mengambil hikmah dibalik ‘anjlok’nya peringkat Unnes dalam webometrics periode Juli 2009 ini, dan segera meningkatkan kinerja yang lebih baik. Semoga!!

KeUNNESan, Pengalaman , , , ,

Unnes Masuk World Class University versi Webometrics

March 21st, 2009
Semarang, unnes.ac.id. Setelah ditunggu cukup lama, akhirnya pemeringkatan perguruan tinggi dunia yang dilakukan oleh lembaga Webometrics yang berkantor pusat di Madrid, Spanyol ini menetapkan untuk pertama kalinya situs Universitas Negeri Semarang (unnes.ac.id) masuk dalam 5000 besar dunia pada rangking 4800. Pada rilis terbaru Webometrics Senin 26 Januari 2009 pukul 17.30 waktu Spanyol atau pukul 23.30 WIB, website Unnes mengalami lonjakan peringkat yang cukup signifikan dalam rangking dunia. Pada edisi Januari 2008 Unnes sama sekali belum masuk penilaian dari Webometrics, sedangkan pada edisi Juli 2008 Unnes masih berada di peringkat 7.040, dan pada pada edisi terbaru Januari 2009 ini, Unnes menempati peringkat 4.800 dunia. Dari situsnya di www.webometrics.info, Webometrics mengklaim telah mendata lebih dari 16 ribu perguruan tinggi di seluruh dunia untuk dinilai. Webometrics telah menyelenggarakan penilaian dan penyusunan peringkat website perguruan tinggi sejak tahun 2004.Rilis Januari 2009 ini untuk pertama kalinya, dari 132 perguruan tinggi Indonesia menempatkan 33 perguruan tinggi masuk dalam jajaran 5000 terbaik dunia. Untuk peringkat di Asia Tenggara Unnes menempati peringkat 142 dari 724 perguruan tinggi yang dinilai. Sedangkan untuk peringkat nasional, website Unnes menempati peringkat 33 dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia yang terdata oleh Webometrics. Hanya ada tiga perguruan tinggi eks IKIP yang mampu menembus 5000 besar dunia yaitu Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada peringkat 3310, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung pada peringkat 3347, dan Universitas Negeri Semarang (Unnes) pada peringkat 4800.

Webometrics dalam metodologi penyusunan ranking perguruan tinggi didasarkan pada 4 unsur penilaian, yaitu visibility (V) yang menghitung berapa banyak external link yang terkandung website tersebut, size (S) yang menghitung jumlah halaman yang tertangkap oleh mesin pencari, rich files ? yang menghitung berapa banyak file jenis pdf (adobe acrobat), ps (Adobe PostScript), doc (Word Document), dan ppt (Presentation Document), serta scholar (Sc) yang diambil dari data Google Scholar terkait tulisan-tulisan ilmiah dari perguruan tinggi bersangkutan. Pemeringkatan didasarkan pada perhitungan yang dirumuskan 50%*V+20%*S+15%*R+15%*Sc. Dalam rilis tersebut, Unnes menempati posisi 1945 pada unsur size, 4174 pada visibility, 8789 pada rich files, dan 9238 pada scholar. Pada unsur size Unnes menempati rangking yang cukup baik yaitu posisi ke 12 di Indonesia di bawah UPI, UNS, dan Undip. Pada sisi visibility, Rich Files, dan Scholar Unnes masih harus berjuang lebih keras untuk dapat meningkatkan posisinya, sehingga pada pemeringkatan Juli 2009, Unnes minimal bisa masuk dalam jajaran 4000 perguruan tinggi terbaik di dunia.

Menyikapi hasil rilis webometrics tersebut, Pembantu Rektor Bidang Akademik Unnes, Prof. Dr. Supriadi Rustad, segera melakukan serangkaian koordinasi dengan tim pengembang teknologi informasi Unnes. Beberapa catatan yang perlu segera dilakukan telah dibuat untuk segera ditindaklanjuti oleh tim. Dengan bekerja secara solid, terarah, terukur, dan terencana, maka tidak mustahil pada pemeringkatan Juli 2009 yang akan datang Unnes akan melejit menjadi perguruan tinggi terbaik di tingkat dunia sebagaimana diamanahkan dalam visi Unnes yaitu menjadi perguruan tinggi bertaraf internasional yang sehat, unggul, dan sejahtera. Semoga!.

KeUNNESan , , , , ,