Hari ini (26/04) saya diminta teman-teman Komunitas Pecinta Opensource (KPOS) Fisika Unnes untuk menjadi pembicara dalam “seminar sosialisasi penggunaan software opensource dan aplikasinya untuk pengembangan teknologi informasi dalam dunia pendidikan”. Saya berkesempatan bicara mengenai “Linux OpenSuSE, installing dan Konfigurasinya” setelah giliran Pak Wahyu Hardyanto yang mengupas mengenai Sejarah OpenSource dan peranannnya dalam dunia pendidikan.
Peserta seminar kali ini cukup sedikit karena memang panitia hanya membatasi sebanyak 25 orang peserta. Hal ini dilakukan agar pesan seminar lebih mengena bila dibanding apabila jumlah peserta yang banyak. Kebanyakan peserta adalah guru SMP yang ada di kota Semarang serta rekan-rekan mahasiswa dari Unnes sendiri.
Karena saya harus bicara mengenai Linux OpenSuSE 10.3, maka pertama saya menyampaikan tentang spesifikasi minimal hardware agar bisa menginstall OpenSuSE 10.3. Spesifikasi minimum untuk bisa menginstall linux OpenSuSE 10.3 adalah (http://en.opensuse.org/Sysreqs) :
- Processor: Intel: Pentium 1-4 or Xeon; AMD: Duron, Athlon, Athlon XP, Athlon MP, Athlon 64, Sempron or Opteron
- Main memory: At least 256 MB; 512 MB recommended
- Hard disk: At least 500 MB for minimal system; 2.5 GB recommended for standard system
- Sound and graphics cards: Supports most modern sound and graphics cards
Setelah itu dilanjutkan dengan konfigurasi hardware, cara menambah software, dan aplikasi-aplikasi penting. Banyak peserta yang masih belum percaya dengan kehebatan OpenSuSE 10.3, karena kebiasaan mereka dengan OS Windows. Namun demikian setelah diskusi, dan saya perlihatkan betapa indah dan lengkapnya OpenSuSE, peserta rata-rata termotivasi untuk mencobanya.
Satu yang saya tekankan di sini adalah agar dunia pendidikan mulai berbenah dengan menggunakan software yang legal. SOftware legal tidak harus dengan free OpenSource, namun bisa juga membeli lisensi bila memang itu berbayar. Jika memang ada kesulitan dana, ada alternatif lain yang paling mungkin yaitu dengan menggunakan operating system yang gratis dan bagus seperti OpenSuSE. Dalam seminar ini juga saya tekankan, bahwa untuk beralih ke software legal, maka harus dimulai dari hati. Jika dalam hati yang paling dalam mengatakan bahwa menggunakan software ilegal adalah sesuatu yang biasa (karena teman-teman juga demikian, barangkali) dan memberikan ketidakmanfaatan maka perlu dipertanyakan lagi. Jika hati mengatakan itu tidak sah (haram), maka saya sarankan untuk segera bertaubat dan beralih menggunakan software yang legal.
Sekarang saatnyalah kita berubah. Stop penggunaan software ilegal, gunakan software legal yang handal, murah, dan mudah!
Ilmiah, KeUNNESan, Linux, Pengalaman
ilegal, KPOS Fisika, legal, open SuSE 10.3, opensource, pembajakan, seminar, unnes
Komentar Terakhir