Archive

Posts Tagged ‘pembajakan’

Orang Berilmu Kok Masih Saja Membajak

May 28th, 2009

Minggu ini (27 s.d 29 Mei 2009)  saya dengan Prof. Wahyu diundang ke Jakarta dalam rangka memberikan sosialisasi penggunaan Aplikasi Sertifikasi Guru (ASG) 2009. Dibantu sama mas Ilham dan Mona, kali ini giliran  tim data PSG dari rayon lama yang diundang untuk sosialisasi setelah minggu sebelumnya Dikti mengundang PSG dari LPTK yang tahun ini baru mulai menjadi LPTK penyelenggara sertifikasi guru.

Ada satu hal yang menarik yang dapat saya petik, bahwa rata-rata orang-orang ICT di perguruan tinggi eks IKIP atau LPTK tidak mengenal dan memahami apa itu software legal dan software bajakan. Sesuatu yang sungguh di luar kemampuan saya untuk dapat menjawab mengapa bisa seperti itu. Ketika disodori program ASG yang bisa dicoba diinstall di server yang legal, maka rata-rata mereka keberatan. Mereka rata-rata sudah mengenal dengan baik Windows, meskipun bajakan. Ketika ditawari untuk mencoba yang tidak membajak dengan menggunakan Linux, eh ternyata tidak ada yang berani.

Saya berfikir ada apa?, mereka kan orang berilmu, kenapa masih saja berbuat seperti itu. .. Entah sampai kapan bangsa ini akan menjadi bangsa pembajak software terbesar. Wallahua’lamu bisshowab.

Pengalaman, Windows , , ,

Seminar Sosialisasi OpenSource KPOS Fisika Unnes

April 26th, 2008

gambar seminar kposHari ini (26/04) saya diminta teman-teman Komunitas Pecinta Opensource (KPOS) Fisika Unnes untuk menjadi pembicara dalam “seminar sosialisasi penggunaan software opensource dan aplikasinya untuk pengembangan teknologi informasi dalam dunia pendidikan”. Saya berkesempatan bicara mengenai “Linux OpenSuSE, installing dan Konfigurasinya” setelah giliran Pak Wahyu Hardyanto yang mengupas mengenai Sejarah OpenSource dan peranannnya dalam dunia pendidikan.

Peserta seminar kali ini cukup sedikit karena memang panitia hanya membatasi sebanyak 25 orang peserta. Hal ini dilakukan agar pesan seminar lebih mengena bila dibanding apabila jumlah peserta yang banyak. Kebanyakan peserta adalah guru SMP yang ada di kota Semarang serta rekan-rekan mahasiswa dari Unnes sendiri.

Karena saya harus bicara mengenai Linux OpenSuSE 10.3, maka pertama saya menyampaikan tentang spesifikasi minimal hardware agar bisa menginstall OpenSuSE 10.3. Spesifikasi minimum untuk bisa menginstall linux OpenSuSE 10.3 adalah (http://en.opensuse.org/Sysreqs) :

  • Processor: Intel: Pentium 1-4 or Xeon; AMD: Duron, Athlon, Athlon XP, Athlon MP, Athlon 64, Sempron or Opteron
  • Main memory: At least 256 MB; 512 MB recommended
  • Hard disk: At least 500 MB for minimal system; 2.5 GB recommended for standard system
  • Sound and graphics cards: Supports most modern sound and graphics cards

Setelah itu dilanjutkan dengan konfigurasi hardware, cara menambah software, dan aplikasi-aplikasi penting. Banyak peserta yang masih belum percaya dengan kehebatan OpenSuSE 10.3, karena kebiasaan mereka dengan OS Windows. Namun demikian setelah diskusi, dan saya perlihatkan betapa indah dan lengkapnya OpenSuSE, peserta rata-rata termotivasi untuk mencobanya.

Satu yang saya tekankan di sini adalah agar dunia pendidikan mulai berbenah dengan menggunakan software yang legal. SOftware legal tidak harus dengan free OpenSource, namun bisa juga membeli lisensi bila memang itu berbayar. Jika memang ada kesulitan dana, ada alternatif lain yang paling mungkin yaitu dengan menggunakan operating system yang gratis dan bagus seperti OpenSuSE. Dalam seminar ini juga saya tekankan, bahwa untuk beralih ke software legal, maka harus dimulai dari hati. Jika dalam hati yang paling dalam mengatakan bahwa menggunakan software ilegal adalah sesuatu yang biasa (karena teman-teman juga demikian, barangkali) dan memberikan ketidakmanfaatan maka perlu dipertanyakan lagi. Jika hati mengatakan itu tidak sah (haram), maka saya sarankan untuk segera bertaubat dan beralih menggunakan software yang legal.

Sekarang saatnyalah kita berubah. Stop penggunaan software ilegal, gunakan software legal yang handal, murah, dan mudah!

Ilmiah, KeUNNESan, Linux, Pengalaman , , , , , , ,