Archive

Archive for the ‘Pengalaman’ Category

Tahu Nikmatnya Sehat Tatkala Menikmati Sakit

June 4th, 2010

Sudah lama tidak melakukan posting di web ini. Ada banyak alasan yang bisa dijadikan alasan… (hhehehehe). Pertama waktu, ya waktu. Tampaknya waktu adalah faktor yang paling dominan mengapa aku sering lupa untuk update blog ini. Kok bisa? ya bisa tho.. Saat waktunya senggang, hati rasanya ingin sekali memanfaatkannya untuk istirahat. Mau nulis males, mau baca males, mau mengerjakan apapun males.Yang paling tidak males adalah bermalas-malasan. Sebaliknya saat waktunya sibuk, mengerjakan ini itu, mengejar deadline, dan mengajar mahasiswa, ujung-ujungnya tidak bisa nulis, tidak bisa baca. Tampaknya saya harus bisa belajar membaca. Ya, belajar membaca. Membaca waktu tentu salah satunya. Kapan waktu senggang bisa saya baca dan dimaknai sebagai waktu yang sibuk, dan membaca waktu yang sibuk sebagai waktu yang senggang. Dengan harapan semua serba setimbang.

Kedua, karena kondisi. Ini yang tidak bisa dilawan. Saya baru tersadar, bahwa sebaik apapun waktunya, sesenggang apapun waktunya, sebrilian apapun idenya, namun jika kondisi tidak memungkinkan ya tidak bisa tercapai apa yang diinginkan, termasuk nulis. Saya sekarang jadi mafhum, tidak semua yang diagendakan bisa diwujudkan. Saya jadi terbelalak, bahwa saya adalah makhluk kecil.

Judul di atas, memang sudah biasa ditulis orang lain. Namun saya baru saja memahami. Dulu memang saya tidak pernah memikirkan kalimat-kalimat itu. Tapi sekarang saya mengalaminya sendiri. Jika ada pertanyaan, adakah cara menikmati waktu kita dalam kondisi sehat? tentu banyak jawabannya. Kalau pertanyaannya sekarang adalah, apakah sakit bisa dinikmati? sebagai orang awam saya dengan tegas menjawab tidak. Ya, sakit tidak bisa dinikmati. Terus mengapa judulnya seperti itu?. Saya melihat tidak ada yang aneh kok. Namun judul itu harus dimaknai secara keseluruhan, dan jangan dipotong-potong. Orang yang sedang tidak menikmati, maka ia tidak akan bisa berfikir positif. Sebaliknya, orang yang menikmati tentu ia akan berfikir positif. Artinya, jika kita ingin tahu nikmatnya kondisi sehat, maka tatkala sakit pun kita harus bisa menikmatinya. Entah dengan berbagai cara. Jika kita sakit, kemudian kita tidak bisa menikmatinya, maka yang terjadi justru pikiran kita menjadi kalut, bahkan bisa meningkat stress. Nah pada kondisi tersebut, kita pasti tidak akan pernah berfikir bagaimana nikmatnya sehat. Namun jika kita menikmati sakit kita, maka kita akan bisa berfikir secara logis kelebih nikmatannya kondisi sehat. Coba dech renungkan.

Sembilan hari tergolek di RS Elisabeth sejak 8 Mei, gara-gara operasi ususbuntu akut atau dalam istilah medisnya appendicitis acute, membuat saya mulai berfikir. saya berusaha mati-matian untuk menikmati sakit saya. Memang susah, benar-benar susah. Tapi, saya mulai tahu apa maknanya menikmati sakit untuk bisa melihat lebih nikmatnya sehat.

Pengalaman, Umum , , , , ,

Unnes Peringkat ke-29 (INA) Webometrics Januari 2010

February 10th, 2010

Akhirnya pemeringkatan universitas kelas dunia versi Webometrics untuk periode Januari 2010 telah dibuka. Pemeringkatan yang agak terlambat 2 minggu dari jadwal akhir Januari 2010 ini tentu banyak ditunggu-tunggu oleh semua universitas, tak terkecuali Universitas Negeri Semarang (Unnes). Sebagai pihak yang banyak bersinggungan dengan hal tersebut, saya juga dag-dig-dug dibuat menunggu. Setiap hari terus mencoba mengecek pemeringkatan periode ini dengan satu ketakutan, Unnes terlempar dari 6000 top.

Sore ini ketika membuka situs webometrics di www.webometrics.info, saya segera mencari pemeringkatan untuk Indonesia. Alhamdulillah setelah dilihat Unnes masuk peringkat ke-29 untuk seluruh perguruan tinggi di Indonesia atau peringkat 3724 untuk seluruh perguruan tinggi dunia. Sebelumnya Unnes menempati peringkat ke-5976 dunia pada bulan Juli 2009, dan harus puas bertengger pada posisi 4800 dunia pada pemeringkatan Januari 2009. Daftar selengkapnya untuk pemeringkatan Webometrics perguruan tinggi Indonesia yang masuk 6000 top dunia bisa dilihat pada halaman ini. Prestasi ini mungkin belumlah menyenangkan, karena rekan eks-IKIP seperti UM masuk peringkat 6 Indonesia, UPI peringkat 14, UNY peringkat 21, Unnes peringkat 29, sedangkan eks-IKIP yang lain seperti UNJ, UNESA, UNM, UNP, UNIMED belum kelihatan di jajaran 6000 top dunia.

Saya langsung melakukan kontak dengan Pak Rektor, Pak PR I, dan Pak Kepala UPT PTIK untuk menginformasikan hasil pemeringkatan ini. Hasil diskusi singkatnya adalah, kita perlu melakukan pembenahan di sektor RichFiles, dan Scholar. Karena pada pemeringkatan ini dari segi Size Unnes peringkat 3285 (21 Indonesia), Visibility peringkat ke 4727 (34), Rich Files 6448 (38), dan Scholar peringkat 2139 (18). Rangking ini tentunya mengalami kenaikan, walupun tidak signifikan. Seperti dalam tulisan saya yang lalu,  dalam pemeringkatan Webometrics yang dirilis Juli 2009, Unnes menempati posisi 2406 (sebelumnya pada Januari 2009 peringkat ke-1945) pada unsur size, 7142 (Januari 2009 peringkat ke-4174) pada visibility, 6579 (Januari 2009 peringkat ke-8789) pada rich files, dan 8399 (Januari 2009 peringkat ke-9238) pada scholar.

Semoga hasil ini bisa membawa dampak yang baik bagi seluruh sivitas akademika Unnes. Viva Unnes Sutera!!

KeUNNESan, Pengalaman, Umum , , , , , , , ,

Susahnya Install Driver Printer HP Laserjet P1006 pada Windows 7

January 28th, 2010

Kemarin tanpa sengaja disodori laptop baru untuk kerja. Lumayan baguslah untuk ukuran saya, Sony Vaio TT VGN-TT46GG dengan prosesor Intel Core 2 Duo SU9600 (1.6 GHz), Memory 4 GB, dan hard disk drive 250 GB. Parahnya pada laptop itu sudah terinstall Windows 7 original.
Utak-atik sana sini, coba internet, coba office trial, dan lain-lain. Biasanya saya selalu melakukan install Opensuse 11.2, namun karena DVD OpenSuse belum dibakar, akhirnya belum kesampaian. Utak-atik akhirnya sampai pada cetak-mencetak dengan printer HP Laserjet P1006. Ketika install drivernya yang saya cari dari situs HP di http://h10025.www1.hp.com/ewfrf/wc/softwareList?os=4063&lc=en&dlc=en&cc=us&lang=en&product=3435684 masalah semakin runyam, karena driver selalu gagal diinstall. Sudah coba diikuti urutan install: mengekstrak driver, install, dan selalu terhenti ketika driver meminta mengkonekkan printer ke komputer. Sudah dihidupkan, eh ternyata si printer ga pernah kedetect. Satu dua kali ga bisa. Satu dua hari dicoba lagi ga bisa. Direstart dicoba install lagi masih gagal. Akhirnya menyerah!
Wah parah…. punya komputer baru kok malah ga bisa mencetak… Malam ini dengan berbagai upaya dan kenggondokan yang masih tersisa, akhirnya aku coba lagi untuk install drivernya. Akhirnya berhasil… Wow.. Berikut ini tips dan triknya yang barangkali bermanfaat bagi pembaca:

  1. Lakukan install driver seperti biasa, pastikan lokasi dimana driver printer HP Laserjet P1006 tersebut berada, misalnya di C:\hp_P1000_P1500_Full_Solution. Biasanya seperti saya ceritakan tadi install driver akan gagal ketika komputer meminta untuk mengkoneksikan printer ke komputer, walaupun printer sudah dihidupkan. Jangan panik!, biarkan saja sang installer gagal, yang penting driver sudah diekstrak di folder tersebut.
  2. Pada halaman depan, Klik Start kemudian klik kanan Computer pilih Manage.
  3. Akan tampil Computer Management. Pilih Device Manager. Cari device printer HP yang masih bertanda ‘pentung’ berwarna kuning, yang berarti driver belum pas.
  4. Klik kanan device tersebut, kemudian pilih Update Driver Software.. Cari dimana driver printer tersebut disimpan sebagaimana langkah 1.
  5. Klik OK, dan ikuti langkah selanjutnya.
  6. Printer siap dipakai.

Wah ternyata ribet bener install driver printer di Windows 7.  Hal ini mungkin Windows 7 sangat ingin menjaga keamanan komputer, tapi malah membuat susah penggunanya. Moga bermanfaat!

Pengalaman, Tips & Trik, Windows , , , , , ,

Webometrics Juli 2009

July 31st, 2009

Akhirnya pemeringkatan Webometrics untuk edisi Juli 2009 hari ini (30/07) keluar sudah.  Sebanyak 39 perguruan tinggi di Indonesia masuk dalam jajaran Top 6000 Universities, tak terkecuali Unnes. Namun yang patut disayangkan peringkat Unnes (unnes.ac.id) harus anjlok ke posisi 38 dari sebelumnya pada bulan Januari 2009 di posisi 33 untuk perguruan tinggi di Indonesia.

Metodologi pemeringkatan yang dilakukan oleh Cybermetrics Lab, sebuah group lembaga riset dari the Centro de Información y Documentación (CINDOC), tetap sama sebagaimana yang dipakai pada pemeringkatan sebelumnya. Webometrics dalam metodologi penyusunan ranking perguruan tinggi didasarkan pada 4 unsur penilaian, yaitu visibility (V) yang menghitung berapa banyak external link yang terkandung website tersebut, size (S) yang menghitung jumlah halaman yang tertangkap oleh mesin pencari, rich files yang menghitung berapa banyak file jenis pdf (adobe acrobat), ps (Adobe PostScript), doc (Word Document), dan ppt (Presentation Document), serta scholar (Sc) yang diambil dari data Google Scholar terkait tulisan-tulisan ilmiah dari perguruan tinggi bersangkutan. Pemeringkatan didasarkan pada perhitungan yang dirumuskan 50%*V+20%*S+15%*R+15%*Sc. Dalam rilis Juli 2009 tersebut, Unnes menempati posisi 2406 (sebelumnya 1945) pada unsur size, 7142 (4174) pada visibility, 6579 (8789) pada rich files, dan 8399 (9238) pada scholar. Pada semua unsur Unnes mengalami kemunduran yang luar biasa  kecuali untuk capaian rich files yang meningkat pemeringkatannya. Dengan penurunan rangking ini, Unnes yang sebelumnya masuk dalam peringkat 4800 dunia, saat ini harus puas bertengger pada posisi 5976.

Melihat hasil ini, tampaknya semua pihak harus segera proaktif berbuat sesuatu. Apa yang telah dikerjakan sebelumnya dalam hal pemanfaatan teknologi informasi tampaknya belum berhasil. Masih diperlukan kerja keras dan kerjasama antar unit terkait di Unnes. Unit di Unnes adalah bagian integral dari sebuah lembaga besar Unnes. untuk itu perlu dilakukan penyamaan persepsi baik dalam bidang akademik (atau lebih familiar disebut bidang I), bidang administrasi dan keuangan (II), kemahasiswaan dan alumni (III), dan lebih lagi bidang kerjasama (IV). Antar bidang tersebut mestinya tidak saling menunggu, tetapi harus saling rangkul untuk berusaha memulai lebih dahulu, tentu dengan proporsi, wewenang, dan tugas yang sesuai. Tidak ada baiknya jika semua saling tuding kesalahan, saling klaim keberhasilan. Karena memang kesalahan dan keberhasilan yang telah dilakukan dan dicapai adalah kesalahan dan keberhasilan lembaga.

Mudah-mudahan Unnes segara mengambil hikmah dibalik ‘anjlok’nya peringkat Unnes dalam webometrics periode Juli 2009 ini, dan segera meningkatkan kinerja yang lebih baik. Semoga!!

KeUNNESan, Pengalaman , , , ,

Orang Berilmu Kok Masih Saja Membajak

May 28th, 2009

Minggu ini (27 s.d 29 Mei 2009)  saya dengan Prof. Wahyu diundang ke Jakarta dalam rangka memberikan sosialisasi penggunaan Aplikasi Sertifikasi Guru (ASG) 2009. Dibantu sama mas Ilham dan Mona, kali ini giliran  tim data PSG dari rayon lama yang diundang untuk sosialisasi setelah minggu sebelumnya Dikti mengundang PSG dari LPTK yang tahun ini baru mulai menjadi LPTK penyelenggara sertifikasi guru.

Ada satu hal yang menarik yang dapat saya petik, bahwa rata-rata orang-orang ICT di perguruan tinggi eks IKIP atau LPTK tidak mengenal dan memahami apa itu software legal dan software bajakan. Sesuatu yang sungguh di luar kemampuan saya untuk dapat menjawab mengapa bisa seperti itu. Ketika disodori program ASG yang bisa dicoba diinstall di server yang legal, maka rata-rata mereka keberatan. Mereka rata-rata sudah mengenal dengan baik Windows, meskipun bajakan. Ketika ditawari untuk mencoba yang tidak membajak dengan menggunakan Linux, eh ternyata tidak ada yang berani.

Saya berfikir ada apa?, mereka kan orang berilmu, kenapa masih saja berbuat seperti itu. .. Entah sampai kapan bangsa ini akan menjadi bangsa pembajak software terbesar. Wallahua’lamu bisshowab.

Pengalaman, Windows , , ,

Luar Biasa Pendaftar SPMU 2009 Unnes

February 10th, 2009

Hari ini tidak banyak aktivitas yang aku lakukan selain mondar-mandir dengan penuh kegelisahan. Rasanya sedikit jalan keluar dari Kampus saja sudah banyak pikiran yang membayangi, apalagi kalau bukan persoalan pendaftaran SPMU. Seperti diketahui, bahwa pendafatran SPMU 2009 sebagaimana tahun-tahun sebelumnya dilaksanakan secara online mulai tanggal 13 Januari s.d 13 Februari 2009. Prosedur pendaftaran, mekanisme verifikasi, dan coding program aplikasi bukanlah menjadi persoalan saat ini. Justru persoalan muncul ketika peserta yang mendaftar lebih banyak dari perkiraan awal sekitar 13 ribu. Nah sampai pada hari selasa, 10 Februari 2009 pukul 17:49 WIB tercatat yang melalukan pengisian formulir secara online sebanyak 35.036 pendaftar, sedangkan yang sudah melakukan verifikasi atau daftar ulang sebanyak 14.344 orang.

Jika menilik data tahun-tahun lalu, maka prediksi jumlah peserta SPMU tahun 2009 akan nggegirisi. Tahun 2007, tahun awal pelaksanaan SPMU, pendaftar Unnes yang tercatat mengisi formulir adalah 20.033 orang dengan rincian 19.346 orang mendaftar program sarjana dan 687 program diploma. Dari pendaftar yang telah mengisi formulir tersebut terdapat 15.290 orang (76,32% dari data unik).  Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada tabel berikut ini

Prediksi Peserta Tes SPMU 2009
Prediksi Peserta Tes SPMU 2009

Maka wajar jika semua khawatir, karena jika dilihat diprediksi peserta SPMU 2009 berarti Unnes harus menyediakan ruang minimal 18.000 tempat duduk. Ini bukan angka yang kecil untuk ukuran kota Semarang, mengingat untuk SPMU 2009 ini seluruh ruang di perguruan tinggi di Semarang sudah dipakai. Ruang perguruan tinggi yang sudah dipakai berikut kapasitasnya adalah: Unnes Kampus Sekaran (7220 orang), Unisbank Jl. Tri LOmba Juang (1060 orang), Untag Jl. Pawiyatan Luhur (1640 orang), Kampus Undip Tembalang (3000 orang), IAIN Walisongo Semarang (1040 orang), Untag Jl. Pemuda (580 orang), dan Fakultas Sastra Undip Pleburan (540 orang). Total kapasitas ruang yang sudah tersedia sampai hari ini adalah 15.080 orang. Jika pendaftaran masih tiga hari dan sehari bisa melayani 1000 mahasiswa saja, maka akan ada 17 ribu lebih peserta SPMU. Jadi Unnes harus menyediakan kekurangan ruang sekitar 2000 tempat duduk.

Wah pusing ah…. Semoga sukses saja..

KeUNNESan, Pengalaman , , , , ,

Narasi Pancasila dalam Bahasa Arab

February 3rd, 2009

Seperti cerita saya pada postingan lalu, tidak tahu kenapa tiba-tiba saja saya terusik untuk mencoba mengingat kembali narasi Pancasila dalam Bahasa Arab. Saya pernah disuruh menghafalkan narasi ini saat sekolah di MTsN Susukan Kab. Semarang sekitar 13an tahun yang lalu. Karena memang saya dahulu agak ‘nggenah’ dalam hal mata pelajaran Bahasa Arab, maka saya tidak kesulitan menghafalnya. Bila dibanding dengan teman-teman dulu saat sekolah di MTsN, saya cukup unggul dalam mata pelajaran ini karena memang sudah terbiasa hidup di pesantren ndeso sejak kecil, hehehe….nggaya. Bahkan ini bukannya sombong, dulu pernah ujian akhir madrasah untuk mata pelajaran Bahasa Arab mendapat nilai 94 (kalau ga salah), dan 99 untuk Aqidah Akhlak.

Saat-saat sekolah di MTsN itulah menurut saya, masa yang paling excellent dalam hal kemampuanku. Masa-masa studi setelah itu sudah tidak lagi sehebat dulu terutama dalam hal menghafal dan menulis. Apa lagi saat ini, untuk menghafal saja susahnya minta ampun (mungkin sudah banyak dosa kali ya….).

Kok jadi ngelantur, lha wong tadi mau nulis narasi Pancasila dalam Bahasa Arab kok malah cerito. Berikut ini narasi Pancasila dalam Bahasa Arab versi hafalan saya dulu. Jika salah mohon dimaafkan dan mohon dibetulkan.

Narasi Pancasila dalam bahasa arab

Narasi Pancasila dalam bahasa arab

Pengalaman, Umum , , ,

Indahnya Bisa Menulis Arab di OpenOffice

February 3rd, 2009

Pagi ini (3/2/09) seperti biasa aku masuk kantor dengan suasana fresh. Tiba-tiba teringat ketika waktu MTs atau MA dulu pernah diminta untuk menghafalkan narasi pancasila dalam Bahasa Arab. Ingat-ingat lagi… ternyata lumayan masih membekas di memori, walaupun sampai lama banget mengingatnya. Nah setelah lumayan teringat, eh mau ditulis di OpenOffice 3.0 Writer tidak tahu caranya (setelah teringat nanti akan saya posting narasi pancasila dalam bahasa arab versi hafalan saya…). Dulu sempat bisa nulis huruf arab di MS W Bajakan walaupun agak susah juga.

Bagaimanakan cara untuk menulis huruf arab di OpenOffice 3.0?. Pada dasarnya konfigurasinya sama dengan “OS Jendelo” yang sering dibajak itu, yaitu (1) konfigurasi sistem operasi agar mendukung layout keyboard huruf arab, dan (2) konfigurasi OpenOffice sendiri agar mengenal CTL (Complex Text Layout). Pada contoh ini saya menggunakan OpenSuSE 11.0 dengan desktop KDE 4 dan OpenOffice 3.0.0. Bagi yang menggunakan OS desktop dan OpenOffice versi lain bisa menyesuaikan. Berikut ini langkahnya.

  1. Setting desktop agar mendukung keyboard layout huruf arab, dengan cara buka Terminal atau Konsole. Bisa juga dengan menekan ALT+F2. Setelah itu buka Control Setting atau bisa juga dengan mengetikkan perintah

    kcontrol

    pada Konsole.

  2. Setelah muncul jendela COntrol Setting, pilih Regional & Assebility, kemudian pilih Keyboard Layout. Pada tab layout tandai opsi Enable keyboard layouts. Pada sisi jendela Keyboard Layout akan terpampang dengan sangat jelas bendera negara dan namanya. Pilihlah layout Arabic dengan keymap ara, kemudian tekan tombol Add>>. Kemudian klik Apply. Nah sampai di sini setting desktop sudah selesai. Jika dilihat di panel bawah KDE akan muncul applet bergambar Bendera USA secara default. Jika ingin mengganti ke mode Arabic tinggal klik saja ke mode Arabic.
    Control Center versi KDE OpenSuse

    Control Center versi KDE OpenSuse

  3. Buka OpenOffice Writer, kemudian pilih menu Tools > Options > Language Settings > Languages. Tandai opsi Enabled for complex text layout (CTL).

    Konfigurasi Language Option di OpenOffice 3.0.0

    Konfigurasi Language Option di OpenOffice 3.0.0

  4. Sampai di sini sudah selesai, tinggal uji coba saja. Untuk menulis arab, biasanya dimulai dari kanan ke kiri, maka pilih arah penulisan paragraf Right-To-Left dengan menklik icon di toolbar. Anda bisa menikmati OpenOffice untuk menulis arab.

Agar tidak lupa dengan font arab di keyboard, maka berikut ini adalah tabelnya.

Translasi Keyboard US-Arabic

Translasi Keyboard US-Arabic

sedangkan untuk memberi harakat bisa dilakukan dengan menekan SHIFT+Q untuk fathah, ?SHIFT+A: kasrah; SHIFT+W: fathah tanwin; SHIFT+S: kasrah tanwin; SHIFT+E: dhammah; SHIFT+R: dhammah tanwin; dan SHIFT+X: sukun; dan SHIFT+cacing untuk tasydid.

Ini salah satu contoh tulisan Arab untuk Universitas negeri Semarang

Tulisan Universitas Negeri Semarang dalam Bahasa Arab

Tulisan Universitas Negeri Semarang dalam Bahasa Arab

Linux, Pengalaman, Tips & Trik , , , , , ,

Mengganti Kata dalam Sebuah File (find and replace character in file)

July 6th, 2008

Kejadian menarik ketika saya memiliki sebuah file dengan ukuran 9.3 MB. File data ini berisi data yang akan saya setorkan untuk pembayaran online dengan suatu format tertentu. Nah ketika membuka file tersebut dengan Kate, maka prosesnya terasa amat sangat berat. Bahkan laptop yang saya pakai sampai hang (ngadat).

Browsing-browsing di internet eh ternyata ketemu dengan perintah sed dimana perintah ini dahulu pernah saya pakai tapi sekarang lupa. Bagaimana cara mengganti karakter dengan perintah sed? Dengan sed kita tinggal ketik

sed ’s/karakter yang akan diganti/karakter pengganti/g’ nama_file_yang_diganti > nama_file_pengganti

sebagai contoh saya memiliki file aku.txt yang berisi sebagai berikut:

11102402003__________DANA SETIAWAN____________________________00000044050000

Semua karakter garis bawah (_) akan diganti dengan spasi, maka tinggal ketik:

sed ’s/_/ /g’ aku.txt > aku_new.txt

Dan dalam sekejap, semua karakter garis bawah akan berganti menjadi spasi hanya dalam hitungan detik. Bayangkan jika harus membuka dengan utiliti Kate atau kwrite, maka akan sangat berat membukanya (karena ukuran file 9.8MB). Belum lagi nanti memakai find and replace.

Penjelasan lengkap mengenai teknik ini bisa dilihat dan dibaca di http://www.computing.net/answers/unix/find-and-replace-character-in-file/3902.html

Linux, Pengalaman , , , ,

Untukmu Sahabatku

July 5th, 2008

Sebuah do’a telah terjawab, rahasia besar telah terkuak
Sebuah akad telah terucap, transaksi suci telah terikrar
waktunya telah tiba panjatkan doa kepada-Nya
teriring bahagia dariku, untukmu teman sejatiku

Laut ta’ selamanya ramah hidup ta’ selamanya nyaman
Layar telah dikembangkan, perahu siap berlayar
Mengarungi samudera kehidupan, dan bersiaplah hadapi ombak
Tegarkanlah hati saat cobaan menerpa
Bersyukurlah atas apa-apa yang telah Allah berikan
Mungkin akan ada kerikil, manakala kita berjalan
Jadi awas, waspada, dan berusaha
Karena Takdir akan diberikan sebagai bagian dari usaha

Kehidupan baru akan segera dimulai
Hidup itu berirama, ada kalanya kita menangis,
kadang kita tertawa bahagia
Bersabarlah atas apa-apa yang terasa berat
Kasihilah orang-orang di sekeliling dengan tulus
Ekspresikan perasaan kita, hingga orang akan mengerti
Apa yang kita harapkan dan inginkan

Barokalloohu laka wabaroka ‘alayka wajama’a baynakuma filkhairin
Mudah-mudahan kalian berdua diberkahi Allah,
dan jadi tim yang tangguh di jalan-Nya
Semoga semuanya bisa lebih menguatkan
Aamiin…aamiin yaa rabbal ‘aalamiin

Takdir itu memang sekarang sudah terjadi, Selamat!!
Juli 2008
(diambil dari http://alifaisyah.multiply.com, dan diedit seperlunya)

Selamat untuk sahabat, temanku, Uswatun Hasanah. Semoga pernikahanmu besok malam (7/7/08) dengan Muhammad Ali Muttaqin berjalan dengan sukses. Semoga keberkahan selalu terlimpah! Amin.

Pengalaman, Umum , ,