Orang Berilmu Kok Masih Saja Membajak
Minggu ini (27 s.d 29 Mei 2009) saya dengan Prof. Wahyu diundang ke Jakarta dalam rangka memberikan sosialisasi penggunaan Aplikasi Sertifikasi Guru (ASG) 2009. Dibantu sama mas Ilham dan Mona, kali ini giliran tim data PSG dari rayon lama yang diundang untuk sosialisasi setelah minggu sebelumnya Dikti mengundang PSG dari LPTK yang tahun ini baru mulai menjadi LPTK penyelenggara sertifikasi guru.
Ada satu hal yang menarik yang dapat saya petik, bahwa rata-rata orang-orang ICT di perguruan tinggi eks IKIP atau LPTK tidak mengenal dan memahami apa itu software legal dan software bajakan. Sesuatu yang sungguh di luar kemampuan saya untuk dapat menjawab mengapa bisa seperti itu. Ketika disodori program ASG yang bisa dicoba diinstall di server yang legal, maka rata-rata mereka keberatan. Mereka rata-rata sudah mengenal dengan baik Windows, meskipun bajakan. Ketika ditawari untuk mencoba yang tidak membajak dengan menggunakan Linux, eh ternyata tidak ada yang berani.
Saya berfikir ada apa?, mereka kan orang berilmu, kenapa masih saja berbuat seperti itu. .. Entah sampai kapan bangsa ini akan menjadi bangsa pembajak software terbesar. Wallahua’lamu bisshowab.
Aku bukanlah siap-siapa. Aku adalah aku bukan saya. Lahir dari keluarga sederhana di sebuah desa di Kec. Susukan, Kab. Semarang, tepatnya di Tegalsari Desa Kenteng. Website ini lebih bersifat blog dari pada sebuah web resmi pribadi saya.
Ya…mungkin terlalu pragmatis itu lah alasannya, semua pengen serba instan, mudah dan cepat, kurangnya rasa suka terhadap tantangan, jiwa eksplorasinya kurang,,,,mungkin mereka menganggap itu cuma buang-buang waktu, hanya orang yang ahli saja yang bisa mengoperasikannya, atau parahnya “nanti kita hanya jadi penonton,,,,saja”
Ya…mungkin itu sebabnya orang2 yang “notebene” punya elmu lebih kudu terus menerus mensosialisasikan software ori - alternatif bukan bajakan semisal varian distro linux.
Entoh mereka yg sudah ada di birokrasi level atas pun sudah sulit untuk diubah paradigmanya….butuh waktu dan kerja keras mengubah mindset kepala,,,,,yang sudah terlanjur menggurita…nyaman dg apa yg ada..
hehehe… betul…betul.. betul.. (kaya’ upin n ipin)