Tidak biasanya, Cybermetrics Lab sebagai pihak yang merilis peringkat perguruan tinggi versi webometrics (selanjutnya disebut dengan peringkat webometrics) merevisi peringat yang telah dirilis sebelumnya. Revisi ini terjadi untuk pemeringkatan edisi Januari 2012. Sebagaimana telah banyak diketahui, rilis peringkat webometrics telah dilakukan setiap bulan Januari dan Juli sejak tahun 2004. Metodologi yang dipakai untuk melakukan pemeringkatan adalah dengan melihat paramater size, rich files, scholar, dan visibility dari masing-masing perguruan tinggi di seluruh dunia. Masing-masing parameter diranking dan dibobot untuk kemudian ditetapkan rangking masing-masing perguruan tinggi.
Yang berbeda pada rilis 2012, adalah dimana Cybermetrics Lab memperbarui metodologinya. Sebagaimana dirilis oleh situs webometrics.info, salah satu perubahan yang dilakukan adalah perankingan untuk seluruh data perguruan tinggi yang berjumlah sekitar 20.300-an. Selain itu terjadi revisi dalam pembobotan masing-masing komponen perankingan. Misalnya, untuk size berbobot 10%, untuk rich files berbobot 10%, dan untuk scholar berbobot 30%. Skor komponen size dihitung dengan melihat jumlah halaman perguruan tinggi yang telah diindex oleh Google dikurangi dengan rich files. Skor komponen rich files dihitung dengan melihat jumlah file dokumen pdf, doc+docx, ppt+ppts, dan ps+eps yang terindex (hanya) oleh Google. Sedangkan untuk komponen Scholar terjadi perbedaan yang cukup mencolok selain bobotnya naik, scholar juga dihitung berdasarkan jumlah paper yang terindex oleh Google Scholar antara 2007-2011 ditambah dengan jumlah paper yang dihimpun oleh Scimago group (http://www.scimagoir.com/).
Edisi Januari 2012 untuk rilis pertama pada Jumat 3 Februari 2012 (WIB), webometrics telah merilis rangking masing-masing perguruan tinggi. Dimana di Indonesia tampak ITB sebagai pemegang tahtanya yang memiliki rangking 323, UGM peringkat 331, UI peringkat 433, dan ITS peringkat 1292. Unnes pada rilis ini menduduki peringkat 15 Indonesia, atau 51 Asia tenggara, dan 1687 dunia. Namun setelah diketahui adanya kesalahan perhitungan dalam visibility, size, rich files, dan scholar dan melihat keberadaan perguruan tinggi, maka dirilislah peringkat webometrics edisi Januari 2012 pada 4 Januari 2012, dimana ITB harus rela turun tahta menjadi peringkat 2 Indonesia (walaupun peringkat dunia naik menjadi 277) dan diambil alih oleh UGM pada peringkat 249 dunia, sedangkan UI masuk peringkat 365, dan ITS menjadi 898. Hal mengejutkan juga terjadi untuk Unnes, dimana Unnes peringkat dunia naik signifikan menjadi 1397, 44 Asia Tenggara, dan tetap di peringkat 15 Indonesia.
Untuk melihat daftar revisi pemeringkatan webometrics edisi Januari 2012 versi revisi resmi dapat dilihat di http://www.webometrics.info/rank_by_country.asp?country=id atau dapat juga dapat diunduh melalui halaman Download .